”free Flag Counter » Visitor Information s06.flagcounter.com
Tampilkan postingan dengan label ilmu otomotif febra. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ilmu otomotif febra. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Desember 2011

Korek Harian YAMAHA VEGA 125 cc

0

Alhamdulillah,

Konsep Utama Modifikasi - Hukumnya wajib :D
Sungguh nikmat merasakan berkah di bulan Ramadhan — begitu banyak kesempatan riset korek mesin tiada henti berdatangan. Pula rasa syukur tak henti kami panjatkan bagi ALLAH SWT, Tuhan semesta alam, atas limpahan rahmatmu kami dapat berkarya. Dan atas izinMu kami masih dapat berbagi, bersedekah ilmu untuk semua sahabat se – Indonesia :) Apa kabar semuanya? Yang disabang? Yang di Merauke? Kami di sidoarjo nya masih terus terendam Lumpur nih… Hahaha! Apa pemerintah udah pada lupa? Woi jangan bikin gedung DPR cuma buat pindah tidur  :D Bangun-bangun, sahur!!!
Kesempatan kini datang dari penyemplak motor Yamaha Vega R milik mr. V yang tergabung dalam club V1VA Surabaya, pemuda tampan, pendiam, memakai kacamata, menyambangi markas R.A.T yang dipenuhi pemuda berbadan gelap penuh olie, dengan gagah berani meminta order vega nya untuk di korek kencang  buat turing. Busyet ternyata meski body vega nya di motif cutting sticker bunga-bunga gini, empunya  gila kecepatan. Kami pun berdiskusi konsep kerja yang akan dilakukan, setelah diajukan proposal , “Bayar-nya nyicil ya mas, ” bisik sang empu pelan. “Gapapalah , pokoknya 3 x , pagi-siang-sore Lunas! Hehehe… ” jawab saya, lalu kita tertawa bersama. Nah, tertawalah sebelum tertawa itu dilarang. Modif lah sebelum modif mesin dilarang. oWokWokokWok… :D
Bunga-bunga tak berarti banci :D
Konsep mesin touring adalah kencang tapi juga awet, dan sewaktu-waktu ada trouble sparepartnya mudah didapat. Tapi inti modifikasi menjadikan laju motor kalau lari ber iring-iring tidak ketinggalan dengan karib lain. Berarti konsep motor harus mampu terus bernafas di trek yang cukup panjang, lumayan lah buat riset kalau ada order buat mesin balap dari jakarta yang main 800 meteran wkwkkw…  ngimpi – ngimpi. :) Lagipula jalan ke arah bandara Juanda lempeng banget kalau dibuat test ride. Oke deh, plafon budget disetujui, tinggal tugas mekanik mensiasati budget yang ada.
Klep Standard dibubut layaknya klep Racing :D
Motor ditinggal, sang mr. V – kok perasaan ga enak nyebut inisialnya, untung bukan cewek , bisa jadi miss V donk,, hayoo yang baca siang-siang jangan mikir jorok. Uhhhuuyy… head silinder langsung dibuka perlahan- satu demi satu bautnya dikendorkan, dilepas, dibuka.. dipelorotkan dari baut tanamnya, hingga terlihat baut yang mulus dan basah terbasuh oli itu, hahahha cerita apaan sih. Dah intinya diperetelin untuk diantar ke bengkel bubut Dhaha Putra Teknik, langsung menuju ke pojok kiri belakang, tempat mas Amin bersarang!
Kita order pemakaian katub shogun, dengan panjang batang klep 67 milimeter, kita buat muncul klep nya 29 milimeter dari pangkal head, gap dibuat 4.5 milimeter mas. “Bentuk kubah ruang bakar seperti biasanya ya mas ” pesan saya mengerling kan kode rahasia , hehehe.. ini yang tetep bikin dapur bini ngebul :D wkwkwkw…
Porting kotak - kotak - kotak , :D
Gap lebar layaknya pacuan motor road race, berguna untuk mendapat area overlaping yang tinggi , sehingga tenaga di putaran atas membaik. Disokong oleh aplikasi untuk pir katub milik CS-1 agar tidak terlambat mengembalikan klep exhaust di putaran 10.000 RPM. Sayangnya kok telat nemuinnya, malah pakai pir katub shogun sempat patah pir katub nya kena lobe lifter cam 7 milimeter, hasil dari pemangkasan noken as 1.5 milimeter. Untung ga patah klep nya, fffiiuuhhh… Kalau penari dangdut goyang patah-patah mah, aaajjjiiibbb :D
Kalau ini head jupiter buat Bore Up 200 cc milik guruku :D cak Bayu "Tape" Hi Speed Performance
Area intake port kita papas 5 milimeter, porting dibuat kotak – maunya meniru desain suzuki satria Fu150, hehehe… kebanyakan garap mesin FU jadi keblinger gini ^_^  eh, ternyata enak banget kok :D Sekali-kali gak ngikutin Graham Bell kan gak dosa :) Terpenting kita tahu prinsipnya, yang diinginginkan adalah aliran udara berkelok kesamping, bergumpal di area dekat bushing klep, lalu dihajar membentuk badai homogenus masuk ke silinder saat katub terbuka. Malahan menurut david vizard, asimetrical porting akan membantu membentuk swirl, dan dari buku teori dasar mesin torak, efisiensi ruang bakar yang mampu mencegah detonasi adalah campuran udara/bahan-bakar yang berputar ter-aduk2 dalam silinder. Oleh karenanya kita berani mematok perbandingan volume yang disapu dengan volume yang ditinggalkan hingga 11.5 : 1.
Tak lupa teknik modifikasi terbaru kita terapkan, valve back cut, ini kuncian yang menambah efisiensi area porting menjadi sebesar 30%, area kiri – kanan bushing klep kita lebarkan 110 % dari diameter klep intake. Hasilnya, Nafaaaaassss terus gak habis-habis motornya, puncak kecepatan 120 KPJ di gigi 3 kemudian pindah ke persneling final masih mau ngepot ban belakangnya waktu saya menguntit mas wawan yang ngebut test ride pake vega, sedangkan saya pake MX 135 cc korek ringan sudah nyerah, ngeri…!!! Mas wawan pun melesat makin jauh… Lucu juga ngeliat pantat mas wawan nungging di depan gitu hahaha! dasar bapaknya Attaya, besok kalau anaknya udah gede, biar ini jadi cerita buat dia kalau ternyata dulu bapaknya mau jadi pembalap gak kesampaian hahhaha :D
Wawan RAT :: Tertidur pulas disamping vega karyanya
Padahal jantung dapur pacu mesin Yamaha Vega ini hanya kita rubah memakai piston kawasaki kaze oversized 1 milimeter, piston ini masih menjadi andalan dari jaman dulu, hanya sekarang tinggal bagaimana pintar kita mensiasatinya. Disini serunya, karena blok vega lebih rendah 2 milimeter dibanding Jupiter Z atau Vega R new , inilah kesempatan membentuk dome pistonnya layaknya piston FIM – izumi. Piston yang muncul dari blok di beri tanda garis dengan pisau, piston direndahkan hingga 0.5 milimeter dibawah garis itu, dan dome yang terbentuk dilesakkan ke dalam ruang bakar. Mantep To, enak To… :) Tak lupa speeling kedalaman coakan klep pada piston diberi lebih dalam + – 1 milimeter dari posisi overlaping klep. Kalau menurut Tom Monroe, dalam bukunya Engine Builder Handbook, sebaiknya kedalaman coakan klep exhaust pada piston diperdalam, karena kecenderungan klep buang dalam posisi turun hanya mengandalkan kekuatan pir klep untuk mengembalikan posisinya, jika terlambat maka fatal akibatnya – merusak head-klep-piston-liner. Sudah sadar kan, kenapa seringkali klep buang yang mengalami kebengkokan atau bahkan patah? Ya-ya-ya ndak perlu berterimakasih begitu…
Blok pendek, piston bisa dibuat nge-dum :D
Dengan jantung sebesar itu, potensial  kubah ruang bakar masih bisa dipacu dengan katub milik Honda sonic dengan dimensi 28 / 24, tapi toh ini untuk riset siapa tahu dapet pesenan juga untuk bikin mesin MP 3, kan dengan katub 26 / 22 , anggap aja motor pembalap pemula tapi tetep kudu bisa galak :) Supplay bahan-bakar masih mengandalkan milik jupiter z, pilot jet # 25, main jet # 110. Tanpa reamer, intake manifold standard. Box filter terpasang supaya debu tidak tersedot waktu motor dibawa ngebut nyalip bus, atau truk. Gasss terus pokoknya.
Ubahan lain di sektor kampas kopling, kita mengandalkan kampas kopling racing dari Indopart, pir kopling dari motor jambret, yamaha RX-KING, balancer 900 gram. Magnit standard, cdi 4st, coil standard. Tidak ada yang istimewa memang, toh butuhnya hanya transfer tenaga. Lebih dahsyat langsung ubah gigi rasio , ditata pada sekunder nomor 3 dipakai mata berjumlah 30. Membuat reduksi dari gigi 2 ke 3 lebih rapat dan cepat, dan masih menyisakan nafas pada gigi 4. Hasil top speed jarum speedometer mentok cukup lumayan lah, digapai dengan mudah melalui final gir depan 15 – belakang 35.
Antrian head untuk dibubut, tukang bubutnya ngopi di warkop sama saya hahahhaha :D
Muffler dipercayakan oleh bang Zaeni, dimodel megaphone, untuk mengejar putaran atas, silinser mengerucut kecil, pipa 25 milimeter pada leher, disambung 27 milimeter di step ke – 2, silinser 15 milimeter adalah lubang kasa, dengan jumlah lubang pada pipa 16 buah dengan diameter 6 milimeter.
Cak Agus, lagi sibuk mendesainkan knalpot orderan mas wawan R.A.T
Ffffiiiiuuuuhhhh… kayanya ketagihan nih bikin motor trek panjang, kapan dapet orderan jupiter lari 185 kpj, ya… rasanya bukan mimpi kalau dana nya ada… :) Itu rahasiamu saja ya Allah, dan kami bersyukur atas apa yang telah ditorehkan hari ini.
Tetap Sehat – Tetap Semangat, Biar Bisa Modifikasi Mesin Tiap Hari.


Mazda 323 yang "Kesetanan"

0


performancecar
Tampang gak ada gagah-gagahnya, tapi tenaganya, sungguh galak
TERKAIT
NEW ZEALAND, KOMPAS.com — Nick Reiri dari Masterton, Wairarapa, New Zealand, tidak melirik mobil baru sebagai kendaraan andalannya. Alih-alih, ia memilih Mazda 323 tanpa buntut (hatchback) yang di Indonesia juga pernah populer. Mobil produksi 1980 itu dilabur hijau terang dan diboboti mesin super-galak.
Dibantu ayahnya dan beberapa pebisnis lokal, Mazda ini dirombak dan disusun ulang dengan mencangkok sejumlah organ mobil lain, seperti mesin Mazda sport RX-7, transmisi Toyota Celica, suspensi Mazda station wagon, bahkan hingga limited slip differential dari pikap Toyota Hilux. Tentunya, semua dengan penyesuaian sehingga tak kurang, pengerjaan mobil memakan waktu dua tahun.
Apa yang dibuat Nick Reiri adalah mobil yang siap melesat di lintasan 402 meter alias dragrace car. Pengerjaannya melibatkan beberapa rumah modifikasi, seperti Lawton Rotorsport dan Palmerston North’s Speedworks.
Satu yang menarik dari mesinnya adalah dia memanfaatkan jantung pacu Mazda RX7 Rotary dengan dua injektor. Di samping itu, ada pemasangan perangkat turbo dengan set 16 psi yang menghasilkan 360 HP di roda belakang. Semua ini sudah diatur oleh sistem manajemen mesin dari MicroTech LT-10S.
Dengan kemampuan menembus catatan waktu 10,89 detik pada kecepatan 203 km per jam, mobil dengan ban 205/40R17 Federal bervelg Tenzo Spec R ini memiliki mesin yang tertata rapi. Ah, galak-galak ternyata necis juga


Aneka Motif Cutting Sticker Untuk honda Scoopy

0

MotoBike - Bagi motormania, mungkin hal biasa melihat bodi matik dicat warna-warni dengan berbagai motif dan gaya guna dongkrak tampilannya. Namun pembesut Honda Scoopy yang tergabung dalam Scoovia (Scoopy Batavia Community) ini lain dari yang lain.

Beberapa anggotanya, punya tren sendiri soal tampilan bodi besutannya, yakni mengaplikasi Scotchlite bikinan sendiri yang didesain sesuai selera masing-masing serta menyesuaikan warna dasar besutan.

Sepintas sih mirip cat airbrush, namun kalau disentuh, baru ketahuan kalau scotchlite. “Mau lebih dari satu warna bisa, dibikin motif grafis maupun konsep lain juga oke,” yakin Muh. Zaki, anggota Scoovia yang buka gerai Jack Ass Custom (JAC), yang biasa garap ubahan ini.

Mau tahu model atau konsepnya apa saja yang telah digarap oleh bos JAC yang bermarkas di Jl. DR Cipto Mangun Kusumo No. 5 (H. Mencong) Ciledug, Tangerang ini? Yuk kita sambangi pemiliknya satu persatu.

 
Bintang-bintang
Agar tunggangannya terlihat makin unik dan menarik, tanpa merubah warna bodi orisinalnya, Dedy Kusnandar, pembesut Scoopy kelir merah-putih ini, menambahkan scotchlite motif bintang-bintang pada tunggangannya. “Meski ongkosnya murah, tapi bikin tampilan makin wah alias mewah,” aku pria umur 30 tahun ini.


Zebra
Alasan Adhe Shintya Dewi, pemilik Scoopy 2011 ini bikin bodi tunggangannya seperti tubuh kuda Zebra, karena anaknya yang bernama Dhio, suka dengan hewan berkaki empat tersebut. “Selain itu, dana yang musti dikeluarin untuk merubahnya terbilang murah. Hanya butuh 2 lembar scotchlite ukuran 1 meter x 80 cm. Harga per lembarnya Rp 12 ribu,” beber ibu satu anak ini.
 
Sapi
Lantaran di rumahnya, Karawang, Jabar memelihara sapi, biar motifnya klop, Asep Hutomo, pemilik Scoopy lansiran 2011 pilih motif tersebut untuk tampil beda. “Biar terkesan makin retro dan unik. Yang jelas ongkosnya murah serta pengerjaannya cepat,” ujar pria yang tinggal di seputaran Pasar Baru, Jakpus.
 
Cat Tumpah
Agar motifnya enggak sama dengan anggota lain yang kebetulan warna motornya ada yang sama, yakni putih-hitam, Herry, pembesut Scoopy tahun 2011 ini aplikasi motif cat tumpah.

“Meski ada yang bilang norak, aneh dan sebagainya, saya cuek saja. Yang jelas murah meriah dan sifatnya sementara. Bila pingin pola lain, tinggal lepas scotchlite-nya dan bikin model lain,” kekeh pria gawe di seputaran Gajah Mada, Jakbar


Modifikasi performa Honda megapro 19++ HorsePower

0

Tantangan bagi seorang tuner adalah bagaimana mengolah pikiran dan angan-angannya ke dalam sebuah pola kertas perhitungan dan setelah desain perhitungan itu diperoleh maka dapat diterapkan dengan efisien di dunia nyata dan bermanfaat.
Alhamdulillah, puji syukur kami masih memiliki umur panjang untuk menyaksikan torehan tenaga dari honda megapro tuned by R.A.T, setelah di lakukan serangkaian kombinasi modifikasi mampu menghasilkan power 19,1 DK, (standard 13,3 DK). Bekal tenaga ini cukup untuk mengasapi  Suzuki Satria150 Fu , Yamaha Vixion, ataupun motor sekaliber honda Tiger, karena dengan power 19 DK lebih, target yang dikejar adalah yamaha scorpio :) .
Apa rahasia dapur pacu nya :
Penambahan Kapasitas Silinder
Pasokan extra 43 cc ke dalam silinder yang asalnya 157cc menjadi 200cc adalah kuncian utama keberingasan megapro tuning stage 3 by RAT. Penambahan kapasitas silinder agar aman dipakai untuk harian kita ambil langkah stroke up, mengapa?
Jarak diagonal baut tanam honda megapro tidak terlalu lebar. Sehingga lebih riskan untuk di bore up, sementara ruang di crankcase antara kruk as dan set transmisi masih lebar, sehingga lebih memungkinkan untuk stroke up. Big end digeser sejauh 6mm dari posisi standard, sehingga ditemui langkah yang baru mendekati kruk as honda tiger. Dengan diameter piston yang relatif tidak jauh beda dari standard (hanya menggunakan megapro o.s 1,00 ) dinding liner dipercaya masih tebal untuk menahan kalor yang dihasilkan dari gesekan mekanis maupun hasil ledakan.
Dengan desain stroke up, maka hisapan piston bisa lebih jauh, piston speed meningkat dibanding saat stroke masih standard, maka kecepatan gas memasuki ruang bakar akan lebih cepat sejak di RPM rendah. Itulah keunggulan stroke up. Karena kapasitas meningkat – otomatis kompresi juga turut meningkat.

Kruk as dan noken as harus seimbang
Pengaturan ulang porting
Jalur pemasukan bahan bakar didesain lebih besar , lebih lurus dan menjorok langsung , supaya aliran gas lebih cepat masuk ke ruang bakar. Tetap perhitungan berdasarkan penyesuaian langkah dan diameter piston yang baru.
Kita analisa desain standardnya dahulu, penggapaian power 13,3 @ 8,500 RPM, gas speed di dalam porting adalah 84m/s. Untuk dimasukkan pada desain mesin terbaru maka kita dapat mencari lubang porting nya. .  Seandainya kita memakai gas speed yang sama,
84 = ((61.5 x 8500 ) / 30000 ) * ( 64.5 / x )^2
84 / 17.425 = (64.5/x)^2
sqrt (4.82) = 64.5 / x
x = 64.5 / 2.195
x = 29 mm
Ketemu porting dimensi 29mm, sayangnya kok terlalu besar seperti motor drag aja. Supaya lebih hemat bbm dan power di RPM rendah – menengah lebih kuat, Anggap kita ingin di rpm tersebut aliran udara dibuat lebih kencang +- 100 m/s, maka porting sebesar 27 milimeter dapat dijadikan pilihan. Baru porting yang relatif kecil ini dikombinasikan karburator yang besar, Keihin Pe 28mm dapat menjadi pilihan untuk mensuplay gas segar lebih deras.
Murmerceng
Dengan diameter piston yang hanya selisih 1 milimeter dari standard, maka diameter klep standard sebesar 31.5 milimeter untuk inlet dan 27.5 milimeter untuk outlet masih bisa dipertahankan. Ini salah satu metoda murmerceng. Tentu dengan mempertahankan nilai katup standard, kita menghemat biaya perubahan dengan menggunakan katub -katub eksotis milik mobil. Namun bayangkan seandainya klep juga turut diperbesar, bukan tidak mungkin power jauh lebih besar dapat diperoleh.
Cara mengakalinya adalah : teknik back cut valve, dengan membubut ulang punggung kem, selain kita meningkatkan massa airflow, kita juga secara tidak langsung meningkatkan lift klep bahkan sebelum kita memapas noken as itu sendiri :)
Proses Back Cut
Pengaturan ulang lift, durasi , lsa
Pengaturan noken as adalah kunci kami, desain bawaan megapro yang memiliki LSA sempit kami rubah ke LSA yang relatif lebih lebar, dengan beberapa alasan : Power di putaran bawah dan menengah lebih kuat untuk berakselerasi, Lebih minim detonasi meski kompresi meningkat sehingga aman untuk dipakai setiap hari dan jarak jauh, Daya kevakuman manifold lebih besar untuk menghisap karbu honda NSR SP yang dipasangkan.
Bagaimana memperbaiki putaran atasnya? Kita meninggikan overlap nya sebanyak 0,5 milimeter, memperlebar durasi hingga lebih dari 300 derajat, menambah lifter nya hingga 7,2 milimeter. Dengan ubahan demikian, diharapkan noken as ini selain menambah tenaga juga tetap aman dipakai sehari-hari dan meningkatkan efisiensi bahan-bakar.
Penyesuaian
Penyesuaian adalah faktor penting finishing set up. Setelah dapur pacu di set up benar, maka pembelanjaan karburator keihin pe 28mm dan jetting spuyer dibutuhkan. Selain itu knalpot free flow diyakini lebih mampu membuka potensi tenaga dan melepas kalor. CDI BRT ditugaskan meng-otaki pengapian yang disalurkan ke koil standard dan busi NGK D8EA. Kampas kopling Honda Grand 5 lembar, plat kopling berbintik, dan pir kopling honda Tiger Nagata dipercayakan sebagai penerus daya dari kruk as ke transmisi.
Setelah set up dirasa cukup, saatnya dibawa naik ke mesin dynotest.
Hasilnya :
Hasil Dynotest


Keluhan Minerva Megelli 250 Dan Solusinya

0

MotoBike - Minerva Megelli 250 generasi ke-2, tipe RE dan RV yang dibekali mesin baru, 4 klep SOHC, berpendingin cairan dan 6 speed cukup diterima pasar. Performa yang disuguhkan dari mesin baru ini, sangat mendukung tampilannya yang sporty. Namun ada beberapa keluhan oleh pemakainya. Apa saja dan bagaimana solisinya? Yuk simak bareng.

Sil Pompa Air Bocor


“Saya sudah menerima beberapa pemakai Megelli 250 yang mengalami sil pompa air bocor,” buka Komarudin, dari Tom’s (Tomang Motor Sport), di Jl. Tanjung Gedong Raya No. 9, Tomang, Jakbar.

Karena bocor, cairan pendingin dalam radiator lama-lama berkurang. Bahkan yang ada di reservoir bisa habis. Tentu mesti segera diperbaiki kalau enggan mesin overheat.

Ciri sil pompa bocor, terdeteksi dari keluarnya cairan radiator dari lubang kecil yang ada di bawah pompa. Untuk memperbaikinya bisa dengan mengganti sil, kodenya 12-24-6. Namun jika as pompa juga sudah aus, mekanik yang biasa dipanggil Komeng ini menyarankan pakai sil perseneling Honda Grand, yang diameter dalam lebih kecil, sehingga mendekap lebih kuat, kodenya 11-24-10.

Sayangnya, bongkar pompa radiator mesti turun mesin. Lantaran ada satu baut bak kopling yang tertutup sasis. Makanya ongkos kerja jadi mahal. Part berikut jasa oleh mekanik berbadan tegap ini dipatok Rp 300 ribu.

Tensioner Malfungsi


Sebagai komponen pendorong lidah tensioner agar keteng tetap tegang, tensioner begitu penting. Kalau tak mendorong optimal, keteng bisa kendur sehingga lompat. Timing kem pun tak sesuai, klep bisa tabrakan dengan piston.

Nah di Megelli 250 Gen-2 tensionernya ternyata lemah. “As dan stopper-nya mudah rompal, sehingga bisa balik arah,” lanjut Komeng yang ngebengkel sejak tahun 1986. Mengatasinya, Komeng menganibal as dan stopper pakai milik Suzuki Shogun 110. “Ambil as dan stopper-nya saja, lalu pindahkan ke tensioner Megelli,” lanjutnya.

Milik Shogun orisinal berkisar Rp 175 ribu, kalau seken Rp 75 ribu. Ongkos bongkar-pasang sekitar Rp 50 ribu.

Spi Gir Starter Rompal


Bagi pemilik Megelli Gen-2 yang sudah dioprek harap hati-hati, lantaran spi gir starter mudah rompal. Terutama yang sudah naik kompresi, “Distarter cuma muter, tapi mesin enggak hidup,” ungkap Richi Thedy, pemilik Megelli 250RE yang mengalami hal tersebut.

Terjadi lantaran untuk menggerakkan piston menuju TMA jadi lebih berat, “Sementara spi hanya setengah dari lebar gir, makanya rompal,” analisa Komeng. Oh iya, posisi gir starter bersebelahan dengan gigi primer.

Mengatasinya, spi dibikin lebih panjang. Tentu saja coakan spi di kruk as mesti diperpanjang. Sebagai gantinya, spi magnet Kawasaki Ninja 150R pun diandalkan. Lantaran mesin mesti belah total, ongkos part berikut jasa mencapai Rp 500 ribu.

Rem Belakang Kurang Pakem


Ada beberapa konsumen yang mengeluhkan rem belakang kurang pakem. Setelah dianalisa, penyebabnya ternyata sepele. “As penonjok master rem kurang lurus,” papar mekanik penunggang Yamaha RX-King ini. Mengatasinya tinggal tarik pakai tangan, agar as master rem posisinya benar-benar lurus.!




Diberdayakan oleh Blogger.

Reader Community

About Administrator

 

bahaya narkoba Copyright © 2010 LKart Theme is Designed by Lasantha