”free Flag Counter » Visitor Information s06.flagcounter.com
Tampilkan postingan dengan label ilmu kesehatan febra. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ilmu kesehatan febra. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Desember 2011

4,6 Juta Orang Indonesia Menggunakan Narkoba | Magister Ilmu Hukum UMSU Lakukan Penyuluhan

0

Menurut data Badan Narkotika Nasional (BNN) 4,6 juta orang Indonesia terlibat penyalahgunaan Narkoba atau  sekitar 2% dari penduduk Indonesia.15.000 orang diantaranya setiap tahun meninggal dunia secara sia-sia akibat menggunakan Narkoba,5,8 % korban yang meninggal dunia itu mahasiswa.Biaya ekonomi dan sosial akibat pemakaian Narkoba mencapai 36,7 trilyun rupiah dan 11,3 trilyun digunakan untuk pembelian Narkoba.Demikian pernyataan Zulkarnain Nasution,Sekretaris Jendral Gerakan Anti Narkoba Indonesia di Hotel Semarak Medan,dalam acara "Kampanye dan Penyuluhan Anti Narkoba bagi Mahasiswa dan Pelajar" Sabtu,Pagi 26 November 2011.
Tragisnya dalam pandangan masyarakat kita, korban penyalahgunaan Narkoba baru dianggap ada setelah seseorang menjadi gila atau mati dengan sia-sia.Penyalahgunaan Narkoba dianggap sebagai pelaku kejahatan bukan korban,Demikian Zulkarnain menjelaskan.
Anwar Bakti Humas  Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU ) mengatakan, kegiatan kampanye dan penyuluhan Anti Narkoba ini melibatkan 100 orang pelajar dan mahasiswa dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi di kota Medan.Diselenggarakan atas kerjasama Program Study Ilmu Hukum Pascasarjana UMSU dengan Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM) Aek Karya yang dipimpin oleh ketua dewan pembinan Abdul Manan SH.
Sementara itu Dr.H.Triono Eddy,SH.M.hum, Ketua Progra Study Magister Ilmu Hukum UMSU yang diwakili oleh Sekretaris Program Study Zainuddin SH.,MH mengatakan dalam sambutannya pada pembukaan acara itu,banyak faktor yang menyebabkan generasi muda kita terjebak dengan persoalan penyalahgunaan Narkoba.Diantaranya karena begitu mudahnya dipengaruhi oleh orang lain,rasa ingin tahu yang tinggi,ingin menonjol dengan tampil berani,menghilangkan rasa stress,solidaritas kelompok dan sebagainya.
Zainuddin SH.MH, menambahkan,Kampanye dan Penyuluhan Anti Narkoba ini harus digerakkan di semua elemen masyarakat sebelum jatuh korban yang lebih dahsyat lagi. Istilah Narkoba sesuai dengan surat edaran Badan Narkotika Nasional ( BNN )  NO:SE/03/IV/2002,merupakan akronim dari narkotika,psykotropika dan bahan-bahan adiktif lainnya.Narkoba yakni zat-zat kimiawi yang jika dimasukkan ke dalam tubuh manusia baik secara oral,dihirup maupun intravena/suntik dapat mengganggu bahkan merusak pikiran,suasana hati,perasaan dan perilaku fisik seseorang,tegas Zainuddin SH.MH.
Menurut Anwar Bakti ,Turut memberikan penyuluhan dalam acara itu Gus Irawan direktur Bank Sumut,Julia Agung Pramono Kasat Narkoba Poltabes Medan,Dinas Pendidikan Kota Medan dan Dr.Mahmud Mulyadi.


NARKOBA DALAM WEB SITE FEBRA

0

DAMPAK NARKOBA
A. Dampak Langsung Narkoba Bagi Jasmani / Tubuh Manusia
1. Gangguan pada jantung
2. Gangguan pada hemoprosik
3. Gangguan pada traktur urinarius
4. Gangguan pada otak
5. Gangguan pada tulang
6. Gangguan pada pembuluh darah
7. Gangguan pada endorin
8. Gangguan pada kulit
9. Gangguan pada sistem syaraf
10. Gangguan pada paru-paru
11. Gangguan pada sistem pencernaan
12. Dapat terinfeksi penyakit menular berbahaya (HIV AIDS, Hepatitis, Herpes, dll.)
13. Dan banyak dampak lainnya yang merugikan badan manusia.
B. Dampak Langsung Narkoba Bagi Kejiwaan / Mental Manusia
1. Menyebabkan depresi mental.
2. Menyebabkan gangguan jiwa berat / psikotik.
3. Menyebabkan bunuh diri
4. Menyebabkan melakukan tindak kejehatan, kekerasan dan pengrusakan
A. Dampak Tidak Langsung Narkoba Yang Disalahgunakan
1.Akan banyak uang yang dibutuhkan untuk penyembuhan dan perawatan kesehatan pecandu jika tubuhnya rusak digerogoti zat beracun.
2.Dikucilkan dalam masyarakat dan pergaulan orang baik-baik. Selain itu biasanya tukang candu narkoba akan bersikap anti sosial.
3.Keluarga akan malu besar karena punya anggota keluarga yang memakai zat terlarang.
4.Kesempatan belajar hilang dan mungkin dapat dikeluarkan dari sekolah atau perguruan tinggi alias DO / drop out.
5.Tidak dipercaya lagi oleh orang lain karena umumnya pecandu narkoba akan gemar berbohong dan melakukan tindak kriminal.
6.Dosa akan terus bertambah karena lupa akan kewajiban Tuhan serta menjalani kehidupan yang dilarang oleh ajaran agamanya.
7.Bisa dijebloskan ke dalam tembok derita / penjara yang sangat menyiksa lahir batin.


Mengapa Menghindari Narkoba?

0

Mengapa Menghindari Narkoba?
Willy Yandi Wijaya
Ajaran Buddha sangat memperhatikan masalah psikologis seseorang. Hal ini dapat kita ketahui dari banyaknya ucapan-ucapan Sang Buddha yang berhubungan dengan psikologi (pengendalian pikiran, batin, dsb). Bahkan di dalam Dhammapada (Dharmapada), yang pertama kali disinggung adalah masalah pikiran manusia. Artinya bahwa ajaran Buddha begitu berminat besar dalam hal yang berhubungan dengan pikiran seseorang. Mengapa? Hal itu karena semua kejadian, sebab, dan tindakan manusia dimulai dari pikirannya sendiri. Ketika pikiran seseorang sulit untuk ia kendalikan, maka akibatnya tentu saja akan menjadi kurang baik bahkan mungkin tidak baik.

Salah satu sila (aturan) dalam ajaran Buddha yaitu sila ke-5 adalah berusaha untuk menghindari mengonsumsi makanan yang dapat melemahkan pikiran, termasuk mabuk-mabukan dan narkoba. Mengapa sila itu ada? Jelas sekali bahwa sila itu berhubungan dengan pikiran seseorang. Ketika seseorang makan makanan yang melemahkan pikirannya sehingga ia tidak bisa mengendalikan diri, maka ia menjadi tidak sadar akan perbuatannya (biasanya perbuatannya buruk).
Sila ke-5 dalam Pancasila-Buddhis jika tidak diikuti, akan mengkondisikan sesorang melanggar salah satu dari sila lainnya. Contohnya ketika seseorang menggunakan narkoba, pikiran sadarnya menjadi lebih lemah sehingga sulit untuk mengendalikan diri yang pada giliran selanjutnya akan membuat ia melakukan pelanggaran sila lainnya, mungkin perbuatan asusila, mencuri, melukai/membunuh, atau berbohong/menipu.
Seseorang yang menggunakan narkoba akan menjadi ketagihan sehingga bagaimana pun caranya ia akan berusaha untuk meneruskan menggunakan narkoba. Apalagi narkoba harganya tergolong mahal, sehingga si pengguna narkoba akan berusaha mencari cara mendapatkannya entah itu dengan mencuri uang, merampok, menipu atau cara-cara lainnya yang jelas melanggar sila lainnya dalam Pancasila-Buddhis.
Keburukan-keburukan dari menggunakan narkoba antara lain:
  • Memboroskan uang
  • Mudah menimbulkan pertengkaran atau perkelahian
  • Merusak kesehatan
  • Menjadi sumber noda (nama baik menjadi rusak)
  • Menyeret seseorang untuk melakukan perbuatan yang memalukan
  • Melemahkan daya pikir seseorang
Keburukan-keburukan tersebut sangat jelas dan akan dialami bagi pengguna narkoba (pecandu). Jika dibandingkan dengan minum-minuman keras, narkoba lebih berbahaya karena efeknya langsung ke syaraf manusia yang berhubungan dengan otak. Dan yang berbahaya dari penggunaan narkoba adalah efeknya yang pelan-pelan menghancurkan tubuh manusia karena membuat ketagihan.
Cara agar kita tidak menggunakan narkoba adalah jangan pernah mencobanya, walaupun hanya untuk coba-coba. Coba sadari dan pahami bahwa menggunakan narkoba sangat tidak bermanfaat bagi tubuh dan pikiran kita. Jangan terpengaruh lingkungan dan kendalikan diri sendiri. Jika berada pada lingkungan yang kurang baik, sebaiknya hindari interaksi yang sering dengan lingkungan tersebut karena bisa mempengaruhi pikiran. Cara lainnya adalah mengembangkan kebijaksanaan (pannya/prajna) dan cinta-kasih (metta/maitri). Kebijaksanaa dikembangkan agar kita dapat mengendalikan pikiran kita dan bertindak dengan pertimbangan. Kebijaksaan juga dikembangkan dengan memahami akibat-akibat buruk dari mengonsumsi narkoba. Sedangkan cinta kasih dikembangkan dengan cara merenungkan bahwa kita melaksanakan sila ke-5 agar tidak melukai orang-orang di sekitar kita (keluarga dan teman). Kita tahu bahwa ketika pikiran kita menjadi tidak bisa dikendalikan, kita akan melakukan kekerasan sehingga bisa mengakibatkan teman atau keluarga kita terluka. Walaupun bukan keluarga atau teman kita yang terluka, secara tidak langsung kita akan melukai perasaan mereka jika kita bertindak tanpa pengendalian diri.




Diberdayakan oleh Blogger.

Reader Community

About Administrator

 

bahaya narkoba Copyright © 2010 LKart Theme is Designed by Lasantha